Kau benar-benar tlah melepaskannya
Mungkin tak lagi menginginkannya
Ya, itu baik untukmu
Karena dia hanyalah ilusi semata
Tak nyata dan tak tersentuh
Kau layak mendapatkan yang lebih baik darinya
Salah satu diantara mereka
Pasti memiliki satu hal yang sama
Yakinlah, perlahan tapi pasti
Kau akan menemukannya
tak seindah pelangi
bulan bintang
atau apapun yang indah dimatamu
sama sekali tak seperti dia
dia yang kau cintai
aku hanyalah aku
diriku dalam tiap kesederhanaan gaya hidup yang aku miliki
tapi aku juga memiliki
seperti hujan yang memiliki pelangi
aku punya perasaan
perasaan indah melebihi apapun yang pernah kau lihat
begitu indah hingga akan kau rasakan disekujur tubuhmu
mengikuti aliran darahmu
ada disetiap hembus napasmu
kau akan tahu, jika hanya kau ingin memilikinya
bulan bintang
atau apapun yang indah dimatamu
sama sekali tak seperti dia
dia yang kau cintai
aku hanyalah aku
diriku dalam tiap kesederhanaan gaya hidup yang aku miliki
tapi aku juga memiliki
seperti hujan yang memiliki pelangi
aku punya perasaan
perasaan indah melebihi apapun yang pernah kau lihat
begitu indah hingga akan kau rasakan disekujur tubuhmu
mengikuti aliran darahmu
ada disetiap hembus napasmu
kau akan tahu, jika hanya kau ingin memilikinya
Categories
LuVhiniCha's words
airmata
sekali jatuh, sulit tuk menghentikannya
tak perlu mengungkapkan apa-apa
hanya dengan tetesan itu semua rasa tlah terbaca
beribu kata didalamnya
tak perlu berkata
tak perlu apapun
aku disini
duduk sendiri menatap langit
dalam diam dengan berjuta usaha
menenangkan hati
melawan tekanan di dada
menghalangi airmata ini tuk keluar dari pelupuk mata
malam hanya diam
tak mencoba menghiburku
bulan dan bintang juga tetap disana
diam dan bersinar
menerangi wajahku yang basah
hanya keheningan
membuatku semakin tertekan
hingga airmata ini tak terbendung lagi
menangis,
ya aku menangis
hingga aku merasa tak ingin lagi bernafas
karena dalam tiap tarikan nafasku
airmata ini selalu terdorong tuk keluar
nafas ini seperti pompa baginya
mendorong dan menyesakkan
memaksa
sekali jatuh, sulit tuk menghentikannya
tak perlu mengungkapkan apa-apa
hanya dengan tetesan itu semua rasa tlah terbaca
beribu kata didalamnya
tak perlu berkata
tak perlu apapun
aku disini
duduk sendiri menatap langit
dalam diam dengan berjuta usaha
menenangkan hati
melawan tekanan di dada
menghalangi airmata ini tuk keluar dari pelupuk mata
malam hanya diam
tak mencoba menghiburku
bulan dan bintang juga tetap disana
diam dan bersinar
menerangi wajahku yang basah
hanya keheningan
membuatku semakin tertekan
hingga airmata ini tak terbendung lagi
menangis,
ya aku menangis
hingga aku merasa tak ingin lagi bernafas
karena dalam tiap tarikan nafasku
airmata ini selalu terdorong tuk keluar
nafas ini seperti pompa baginya
mendorong dan menyesakkan
memaksa
Categories
LuVhiniCha's words
terlalu jauh
hingga tak dapat tercapai lagi
tak ada jalan menujunya
tidak satupun
jembatan itu tlah runtuh
jalan itu tlah hancur
ombak dilautan pun terlalu ganas untukku berlayar
sungai tak lagi dapat disebrangi
cuaca tak pernah diam, hingga tak dapat aku terbang menujunya
terlalu sulit menggapainya
sudah sangat tidak mungkin untuk mendapatkannya kembali
hingga tak dapat tercapai lagi
tak ada jalan menujunya
tidak satupun
jembatan itu tlah runtuh
jalan itu tlah hancur
ombak dilautan pun terlalu ganas untukku berlayar
sungai tak lagi dapat disebrangi
cuaca tak pernah diam, hingga tak dapat aku terbang menujunya
terlalu sulit menggapainya
sudah sangat tidak mungkin untuk mendapatkannya kembali
Categories
LuVhiniCha's words
suara itu.
hanya suara tanpa terlihat rupa.
Saat aku mendengar suara itu.
tiba-tiba saja semua menjadi buyar.
tak tersusun lagi.
Wow!
suara itu yang aku suka.
menghilangkan konsentrasiku seketika.
benar-benar hilang.
tak lagi kuperhatikan apa yang harus ku perhatikan.
tidak juga mendengarkan isi pembicaraan
hanya tertuju pada suara yang menenangkan
dan senyum geli yang tak sanggup ku tahan.
senyum lagi dan lagi,
nyaris tertawa.
tak ku sangka, suara itu akan ada di tengah kesibukanku.
menjadi penghibur, mendamaikan lagi suasana.
menghilangkan ketegangan disaat itu seketika.
hanya suara tanpa terlihat rupa.
Saat aku mendengar suara itu.
tiba-tiba saja semua menjadi buyar.
tak tersusun lagi.
Wow!
suara itu yang aku suka.
menghilangkan konsentrasiku seketika.
benar-benar hilang.
tak lagi kuperhatikan apa yang harus ku perhatikan.
tidak juga mendengarkan isi pembicaraan
hanya tertuju pada suara yang menenangkan
dan senyum geli yang tak sanggup ku tahan.
senyum lagi dan lagi,
nyaris tertawa.
tak ku sangka, suara itu akan ada di tengah kesibukanku.
menjadi penghibur, mendamaikan lagi suasana.
menghilangkan ketegangan disaat itu seketika.
Categories
LuVhiniCha's words
sayap malaikat itu jatuh
menghadirkan gemerlip indah di tengah udara
seperti bulu-bulu halus transparan putih cerah
berkilauan
dan lembut
begitu indah dalam mataku
hingga aku terpanah dan terdiam
salah satunya jatuh ditelapak tanganku
ku genggam namun langsung menghilang
seketika kurasa aliran kehangatan menjalar
perlahan mengikuti aliran darahku
menghangatkan seluruh tubuhku
membawa ketenangan,
seperti sebuah kebahagiaan.
menghadirkan gemerlip indah di tengah udara
seperti bulu-bulu halus transparan putih cerah
berkilauan
dan lembut
begitu indah dalam mataku
hingga aku terpanah dan terdiam
salah satunya jatuh ditelapak tanganku
ku genggam namun langsung menghilang
seketika kurasa aliran kehangatan menjalar
perlahan mengikuti aliran darahku
menghangatkan seluruh tubuhku
membawa ketenangan,
seperti sebuah kebahagiaan.
Categories
LuVhiniCha's words
mentari mulai tersenyum riang
membagi kehangatan
dalam satu pelukan
kumpulan gelombang yang tenang
dalam satu dekapan
hanya terdiam
terpancar dalam kilauan
sampai akhirnya dia datang
membelah genangan
hingga ketenangan pun hilang
terhancurkan!
namun menghadirkan keindahan
memberi kedamaian dalam pandangan
indah
menawan
membagi kehangatan
dalam satu pelukan
kumpulan gelombang yang tenang
dalam satu dekapan
hanya terdiam
terpancar dalam kilauan
sampai akhirnya dia datang
membelah genangan
hingga ketenangan pun hilang
terhancurkan!
namun menghadirkan keindahan
memberi kedamaian dalam pandangan
indah
menawan
Categories
LuVhiniCha's words
Langganan:
Postingan (Atom)